Tabung LPG Oh Tabung LPG

12 04 2011

Tadi pagi saya tiba-tiba sport jantung. Soalnya, tiba-tiba aja tabung gas LPG 3kg di rumah bocor, ngewes gitu!

Saya bener-bener deg-degan, inget-inget yang macem-macem. Mana katanya banyak tabung gas 3kg yang meledak, lak tambah takut saya. Apalagi, sempat beberapa waktu yang lalu Emak beli tabung baru yang tiba-tiba aja ngewes, padahal belum diapa-apain! Saat itu sih, Bapak bawa tabung itu ke luar, terus disirami air, sama dikeluarin terus gasnya. Daaan untungnya nggak apa-apa.

La yang sekarang tiba-tiba aja gas yang udah terpasang dengan bener, yang kemaren masih dipake ya gapapa tiba2 aja jadi ngewes. Mana Emak ama Bapak nggak ada di rumah, cuma tinggal saya berdua sama adik saya, si Indra.

Lalu akhirnya Indra minta tolong tetangga, dan tetangga saya dengan cepat mencopot regulator tuh tabung, dan ngewes pun berhenti. Ternyata kali ini regulatornya yang rusak😦 huft huft.

Akhirnya saya googling2 caranya pake tabung yang aman. Beginilah:

Berikut tata cara sebelum menggunakan tabung lpg, yaitu :

* memastikan tabung tidak dekat dengan nyala api terbuka
* memeriksa tombol kompor dan regulator yang dipasang dalam posisi tertutup
* mencegah selang gas tidak terkena nyala api atau terkena barang tajam yang mengakibatkan robeknya selang
* memeriksa dan memastikan selang tidak tertindih
* memastikan kompor, regulator dan selang dalam keadaan baik.

Cara menyimpan tabung lpg, yaitu :

* ventilasi tempat penyimpanan harus setinggi lantai (di bawah).
* tabung harus dalam keadaan berdir.
* tabung tidak diperbolehkan langsung dengan sinar matahari atau sumber pemanasan lainnya.
* penyimpanan harus kokoh dan stabil sehingga tidak akan terjatuh, mengguling atau menyentuh benda keras.
* tabung harus disimpan pada tempat yang kering, tidak basah dan tidak diperkirakan menimbulkan korosi.

Langkah-langkah mencegah kebocoran :

* katup/tombol kompor harus pada posisi tertutup waktu kompor tidak digunakan, bila tombol rusak jangan digunakan.
* saluran/selang regulator jangan terlalu panjang, sehingga mencegah tertindih, sobek terkena benda tajam, dan sambungan pada regulator harus kuat dan tidak mudah lepas
* sebelum memasang regulator, periksa apakah pada valve terdapat seal/karet gelang, bila bocor bukan pada seal karet tetapi pada regulator, lepas regulator dan jangan dipakai lagi
* apabila tabung lama tidak digunakan, tutuplah valve dengan bekas seal cap.

Apabila terjadi kebocoran, langkah-langkah untuk mengatasinya adalah :

* menutup regulator atau melepas regulator dari tabung
* menyingkirkan tabung gas jauh dari daerah kebakaran
* menutup tabung dengan karung sampai apinya padam
* memadamkan dengan alat pemadam jenis co2 atau dpc (dry powder chemical).

Sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4528818

Semoga semuanya selamat sentosa sejahtera, amien.


Actions

Information

2 responses

13 04 2011
a.e.zen

ada koq pengaman regulator, bisa nyicil juga
produksi pertamina

dijamin aman tabung gas nya

13 04 2011
nophindahoz

iyo aku kate golek, tapi ambek bapakku jarene ga perlu sik, ya udah dee…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: