Raditya Dika Bilang…

12 03 2010

Sebenernya aku nggak tahu kudu kasih judul apa postinganku ini. Aku bukan penggemarnya Raditya Dika, buku-bukunya yang udah aku baca cuma KAMBING JANTAN yang nggak sengaja aku baca pas aku maen ke rumah temenku dan ada buku itu di atas kasurnya. Dan tulisannya lucu gila! Tulisannya berasal dari blog yang sebenarnya diary-nya, tapi hal-hal yang terjadi di kesehariannya emang asik gitu, dan kekna karena dia juga nulisnya keren jadi bisa dijadiin bahan bacaan yang gag ngebosenin.

Lalu aku tahu banyak orang yang addict ama tulisannya, ngefans abis sama orangnya. Waw.. keren juga ni anak bisa jadi idola😀 Tapi ya udah, aku juga mikir sampai situ aja.

Tapi berhubung akhirnya aku bekerja di sebuah situs entertainment yang mengejar berita artis, akhirnya aku juga harus memperhatikan apa yang dilakukan para entertainer di tanah air ini (#halah). Dan tibalah giliran Raditya Dika yang datang ke Malang [tepatnya di Gedung Widyaloka, Universitas Brawijaya pada hari Kamis 11 Maret 2010 kemarin] dan aku kudu ngeliput dianya [bukan acaranya.. *sigh]

Di situ si Radit, atau Dika (?), Radit aja deh, Radit jadi pembicara pertama dalam talk show Djarum Black Innovation Awards Goes to Campus 2010. Lebih ke pembicara pembuka, yang memanaskan suasana untuk memperkenalkan apa sih sebenarnya inovasi itu – dan karena Radit dianggap sebagai seorang penulis yang punya inovasi dengan bukunya KAMBING JANTAN yang pada masa terbitnya itu masih satu-satunya buku bertema seperti itu.

Dan emang kocak abis, Radit terbukti sebagai seorang entertainer sejati yang emang gag bikin boring dengan segala dongengnya. Radit boleh ngaku bukan komedian, dan nggak pernah bermaksud untuk melucu atau menulis cerita komedi dalam blog kesehariannya itu, tapi memang apa yang ditulis dan diomongkannya mengundang gelak tawa. Well, sepertinya kebanyakan dari peserta talk show emang cuma pengen ngeliat Radit doang, secara pas dia selesai ngomong dan dilanjutkan dengan pembicara kedua dan ketiga, malah pesertanya banyak yang keluar (termasuk aku dan fotograferku sih,, abisnya aku kan udah bilang dari pertama: aku ngeliput Radit, bukan acaranya *sigh again).

Dan saat meliput acara (eh raditya) aku jadi bingung sendiri, ini yang dilaporin apaan ya enaknya? Malah saya lebih banyak dapat bahan buat nulis blog😀 Ya sudahlah jangan dibahas deh itu, itu urusan kerjaan sayah.. haha..

Jadi inilah yang saya dapat:

♦ Radit bilang inovasinya berawal dari kebancian. Di mana cowok biasanya ogah nulis diary tapi dia cinta mati nulis diary. As for me: inovasi berawal dari kecintaan kamu terhadap sesuatu, meskipun itu gag biasa dilakukan orang lain, kalau kamu suka dan cinta, go for it!

♦ Radit bilang dia nggak pernah bermaksud melucu di blognya. Dia suka menulis diary untuk melampiaskan kemarahannya. Kalau emang caranya ternyata bikin orang terhibur, ya mau gimana lagi. As for me: you have ur own style man! Nulis aja, nggak usah niru-niru orang, kalau emang orang nangkapnya lain dari yang kamu tulis, sejauh itu masih bagus, ya nggak apa-apa deh. hehehe… kan kita gag bisa maksain apa yang kita pikirkan toh?

♦ Radit bilang dia mempertanyakan hal-hal absurd yang ada di Indonesia, misalnya: kenapa harus cowok yang nembak cewek? Cewek bilang cowok cuma ada dua: BAJINGAN dan kalau nggak bajingan, dia HOMO. Dan hal-hal semacam ini yang biasa dia tulis. As for me: tulis apa yang pengen kamu tulis, tentang unek-unekmu, pertanyaan besar yang ada di kepalamu, siapa tahu bisa jadi inovasi kek Radit😀 paling enggak kamu bisa lega kan.. [kek aku hehe]

♦ Radit bilang dia nggak berinovasi dengan menulis komedi. Dia cuma nyampah! As for me: kalau nyampah tapi bikin diri sendiri dan orang lain terhibur, why not? Kalaupun nyampah dan gag ada yang terhibur, ya udah, toh blog2mu sendiri wakakaka:mrgreen:

♦ Radit bilang karena dia pengen ada buku yang lain daripada buku bertema cinta-cintaan yang beredar di Indonesia, dia akhirnya bawa isi blognya ke penerbit. Dan voila! KAMBING JANTAN pun terbit. As for me: kenapa gag nyoba gitu juga? hehehe…

♦ Radit bilang, saat bukunya udah ada di Gramedia, 25 buku cetakan pertamanya itu gag laku-laku.. tapi seminggu kemudian habis! Ternyata yang beli semua adalah nyokapnya. Dan dia bilang, pembaca bukunya yang paling setia adalah 5 orang yang semuanya adalah KELUARGANYA. Keluarga adalah pembaca setia. As for me: you damn right!

♦ Radit bilang dia pengen menulis sesuatu yang bersifat observasional di mana dia menulis kejadian-kejadian yang ada di sekitar dia. As for me: kejadian di sekitar kita itu emang obyek menarik loh.. meskipun ada kejadian yang (sepertinya) terus berulang dan berulang tapi nggak akan pernah sama persis. menarik toh?

♦ Radit bilang film bagus adalah film yang punya konflik yang tidak bisa diselesaikan. Jadi dia mengajukan tema, gimana kalau bikin film tentang POCONG LOVES SUSTER NGESOT? Yang satu nggak bisa jongkok, yang satu nggak bisa berdiri, gimana coba kalau ciuman? As for me: hihihi.. iya deh.. jadi keinget @pocongasli sama tante @kuntil4L4y nih.. gimana nasib si tante kalo beneran ada film ini.. #halah

♦ Saat ditanya soal banyaknya buku sejenis yang sekarang banyak beredar [mungkin bisa dibilang copycat.. mungkin loo] Radit bilang gaya nulisnya juga hampir sama dengan “penulis siapaaa gitu..pas lagi lost concentration nih gara² perutku bunyi.” Jadi kalau ada yang nulis dengan gaya-gaya mirip bisa jadi itu karena saling terinspirasi. As for me: hear hear!

♦ Radit bilang banyak yang hal yang absurd untuk dijadikan inovasi. Yeah, innovate or die!! [ini temanya talk show itu hehehe]

♦ Berbicara soal kecenderungan anak² sekarang yang suka ngomong “Hewlloh?” “Leh nal?” “Nak mana ni?” gitu gituh… Radit bilang ‘Gaul sama Down Syndrome beda tipis yah?’ dan yang lebih lucu lagi: “Kalau ditanya leh nal? Masak gue harus jawab ‘O eh.. a a ue a it…’ [boleh, nama gue radit -kekna maksudnya gini deh :P]. Gaul sama Gagu, beda tipis!” As for me: ehehehe.. ya gitu deh.. wkwkwk.. speechless

♦ Radit bilang kenapa foto anak² jaman sekarang gag jauh-jauh dari bibir (dimonyongin atau ditutupin) jari? As for me: kekna jadi imut deh.. wakakak [hiks.. secara banyak juga fotoku yang gitu.. ugh.. sebel =.=”]

♦ Radit bilang promosi pakai social media network jauh lebih efektif dan murah daripada lain-lainnya. [Itu pas dia menangin kelompok dua di workshop yang diadain di situ juga]

♦ Radit bilang menulis semua adalah tentang teknik. Bakat cuma beberapa persen (30 persen apa berapa gitu loh,, lupa rek aku), yang lainnya kita harus banyak baca dan banyak berlatih. Wokey dah!

♦ Kenapa kambing jantan? Radit bilang karena dia berjenggot dan dia jantan alias bukan betina.

♦ Ditanya soal mengundurkan diri dari film MENCULIK MIYABI yang sempet dia tulis skenarionya, Radit bilang dia nggak mau ada anak-anak kecil nanya Miyabi ke dia dan dia nggak bisa jelasin.

Yaa.. kurang lebih itu deh.. kalau ada kurangnya ya karena saya juga manusia yang tidak mungkin sempurna. Kalau ada lebihnya, waduh.. maap ya kelebihan.. –‘ Semoga semuanya pas deh. Ngomong soal tak sempurna jadi ingat status yang ku RT dan kuposting di Facebook juga.

“You may not be perfect in many things, but many things cannot be perfect without you. -StaceyMorrison” [taken from #ihatequotes and RT from @ihatequotes]

NB: paling g.. banyak yang bisa kita pelajari dari pengalaman² Radit.. siapa taw kita bisa bikin inovasi kita sendiri.. Jangan sampai inovasi di Indonesia terus ada di posisi kedua… dari bawah…😀 HIDUP INDONESIA! HIDUP INOVASI!


Actions

Information

14 responses

14 03 2010
Lex dePraxis

Hai, salam kenal, sobat, nanti saya akan berkunjung lagi..😉

Lex dePraxis
Unlocked!

15 03 2010
nophindahoz

halo lex! terima kasih udah berkunjung.. berkunjung balik🙂

15 03 2010
Akbar Alatas

nice artikel. . .hehe

salam kenal🙂

15 03 2010
nophindahoz

salam kenal juga.. saya juga udah berkunjung balik🙂 hehe…

15 03 2010
adis

haahahhaaahh ,, radith was just soo damn craziie !

we lavdth it right ??!

15 03 2010
nophindahoz

no.. hehehe… aku lak bilang lek aku bukan penggemarnya a dis.. wkwkwk.. tapi aku emang acung jempol buat kemampuannya jadi entertainer dan a wonderful writer😀

15 03 2010
fajarmcxoem

kamu tau Hilman Hariwijaya, pengarang Lupus ilo pek.. Gaya nulisnya si Radith nggak jauh beda dari dia. setingkat dibawahnya malahan bagiku (iki menurutku pribadi lho yoo). Radit juga ngakuin kalao dia terinflunce ama Hilman dan lupusnya kok. PErtama muncul Kambing jantan, aku langsung respect ma nih anak.
Tapi.. Aku pernah liat dia On air di MTV Insomnia, gaya ngomonge sih gak jauh beda ama gaya nulisnya. Tapi ceplas-ceplose bisa bikin orang sakit hati. Agak ilfill juga ama dia. Sebenere kemaren pengen teko nang UB,pengen ngeliat gaya dia ngomong langsung, sapa tau bisa ngerubah ke-ilfill-anku ma dia haha, tapi ganok ewange. Males mrono dewe.
Yang bikin aku salut ama si Radith tuh, dia tuh semacam tokoh revolusioner bagi para penulis muda. Dia semacam mengisi kehampaan di dunia tulis menulis yang dah lama kosong dengan tulisan kreatif, lucu dan gila.
*iki aku komen opo nunut ngepost yo, kedawan!!*

16 03 2010
nophindahoz

iyo mas… tau, lupus iku bacaanku jaman sd bien.. yo bener, jauh di bawahnya lah..

la itu juga alasan kenapa aku bukan penggemarnya, aku mengacungi jempol buat dia yang bisa bikin anak-anak muda sekarang tertarik untuk ikutan menulis, tapi aku jujur ae gag suka gayanya yang ceplas ceplosnya marai sakit hati iku.. hahaha.. kesane lek jareku male rodok sombong. Tapi ya boso jowone: sombonge sumbut kok.. wkwkwk..

tapi lebih akeh sing pinter nulis dan gag sombong, dadi lebih akeh sing iso tak gemari daripada dia😛

*iki pisan reply opo posting se kok dowo pisan :LOL:*

29 03 2010
nengbiker

we lavdth it right ??!

gosh…. bahasa indonesia disalah2kan… eh inggris juga ternyata ya?
eniwe.. brati bahasannya SAMA PERSIS sama yg dibicarain td malem?

sepertinya radit kehabisan bahan deh.

30 03 2010
nophindahoz

hahaha.. itu rasanya kekreatifan yang tersalurkan dengan tidak seberapa benar😛

iyah, sama persis wes! ya gitu ituh! aku sampek apal hahaha…
bukannya keabisan bahan, lek menurutku ya karena dia gag mengupdate bahannya, cuma mengatakannya lagi lagi lagi lagi dan lagi.. cuma menambah2 aja sesuai dengan perkembangan yang ada. makanya, kalo orang2 bilang dia kreatif banget, keren banget, dan apalah itu, aku sih bilang biasa ajah😀.. masi banyak yang lebi keren dari dia, cuma dia lebi beruntung aja karena punya kesempatan bagus🙂

30 03 2010
sandynata

saya rasanya nggak cuma RD yang kemana-mana bahasannya sama, banyak juga para pembicara seminar/workshop yang seperti itu

mungkin bakal ribet kali ya kalo kemana-mana setiap beda tempat harus ngasih bahasan yang beda, CAPE BO!

toh mungkin pikirnya, “ah paling yg di sini gak tau juga kemaren saya di sana ngomong apa”

*kopi pes dari blog tetangga … lirik-lirik nengbiker*

30 03 2010
nophindahoz

ahahaha.. iya sih Om.. aku juga pernah denger kek gitu.. gag sih, kalau tema yang diangkat sama, trus pembicaranya sama, ya mungkin ada sesuatu yang diubah kek, jangan isinya sama plek.. jadi gimanaaaa gitu rasanya.. mungkin ada yang memang harus sama, sebagai ciri khas… ya gag taw lagi lek ciri khasnya si RD ya itu semua.. sama semuaaa..😀

1 04 2010
maulidi

Isi boleh sama,
tapi bungkusnya harus slalu beda.
Tiap mahasiswa hasil akhirnya tetap sama.
ingin segera WISUDAAAAAAH
(ninja)

3 04 2010
nophindahoz

bungkusnya sama tuh gag berubah,, gag tiba² jadi Tao Ming Tse wakakaka. Eh, tapi bukannya mahasiswa pengennya kerja ya? ehehehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: