Kematian Protagonis dan Antagonis

9 08 2009

Kematian memang selalu terjadi di mana-mana, tanpa bisa diperkirakan, tanpa bisa ditebak, walau kadang bisa dipersiapkan atau seperti dipersiapkan. Dan beberapa waktu ini nampaknya yang menjadi headline media adalah berita kematian.

Mulai dari meninggalnya King of Pop, Michael Jackson, yang berbarengan dengan aktris kenamaan Farrah Fawcett. Meninggalnya seniman nyentrik Mbah Surip yang disusul oleh budayawan WS Rendra. Hingga meninggalnya gembong teroris yang diperkirakan adalah Noordin M Top.

Waktu Jacko meninggal, aku emang belum sempat menulis sesuatu untuk mengenangnya. Udah terlalu banyak menulis tentang beritanya di situs tempatku bekerja, jadi nggak ada ide lagi mau nulis apaan hehehe. Eh, tiba-tiba Mbah Surip meninggal mendadak.

Dan sekali lagi, aku juga diberondong berita tentang meninggalnya Mbah Surip untuk diup di situsku tercinta itu. Sepertinya nggak mau kalah dengan Jacko, di Twitter pun, topik tentang Mbah Surip sempat merajai. Sampai-sampai, pernyataan artis yang berduka untuk Mbah Surip di Twitter bisa jadi artikel hehehe, persis sama artikel buat Jacko.

La terus aku kaget saat tiba-tiba Rendra juga meninggal. Rasanya kok seperti mengikuti Mbah Surip. Eh, aku bukan pengen ngomongin mistis kok, hehehe. Cuman, ada beberapa hal yang cukup menggelitik di antara dua kematian ini. Misalnya ini nih:

– Sebelum meninggal, Mbah Surip sudah ngomongin masalah kematian². Dia bahkan udah bilang pengen dikuburin di kawasan Bengkel Teater Rendra. Rendra sempet nonton siaran pemakaman Mbah Surip yang ditayangin di TV, saat itu dia bilang ‘Apa aku akan dikenang seperti itu ya?’ Eh, beberapa hari setelahnya dia meninggal juga.

– Pagi hari sebelum kolaps, Mbah Surip sempet sarapan bubur ayam. Trus siangnya dia meninggal. Rendra juga sempet makan bubur nih sebelum meninggal. Bukan berarti mereka meninggalnya karena bubur looh..😀

Ya itu doang sih, dan aku nggak pengen membahasnya lebih jauh lagi.

Cuma rasanya kematian ini tiba-tiba dilengkapi dengan kematian pihak antagonis… cie… si (possibly) Noordin M Top.

Tapi, kenapa juga kok mati. Sayang aja, setelah 19 jam pengepungan, dari Jumat sore sampai Sabtu siang, eh, si Noordin (possibly) itu kok malah tertangkap dalam keadaan menjadi mayat. Tapi lucunya, kok ya milih tempat mati di WC sih. Kata temenku, “Tukang ngebom, akhirnya juga mati di tempat ‘ngebom’ [alias be’ol].” Hehehe….

Sekarang pertanyaannya, apa memang itu Noordin ya? Kalau memang ya sudah sih nggak apa².. tapi sayang banget jadi nggak bisa ditanya², dikorek² informasi [kalau bisa sih]. Mungkin Detasemen 88 itu juga agak takut sih langsung masuk ke rumah itu soalnya bisa aja tiba² bom diledakin dan banyak korban jiwa polisi terbuang sia².


Actions

Information

One response

14 08 2009
nophindahoz

dan ternyata itu bukan noordin sodara²… tapi ibrohim.. florist Ritz Carlton yang ngilang sejak adanya pemboman ituwh.. hmmm.. no komen deh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: