Melongok ke Masa Lalu

9 03 2009

Tak dinyana tiba-tiba aku melihat masa laluku… (yeah i know ini majas totem pro parte… sebutin semuanya padahal cuma merujuk pada sebagian ajah,,, oke oke hiperbolis.. padahal itu dua majas yang berbeda lowh). Sebenarnya tiba-tiba mataku menatap sesuatu.. dan akhirnya mau tak mau aku harus melongok sebentar ke masa laluku..

Kalau dianggap indah nggak juga, dianggap nggak indah, ada indahnya sii.. (dikiit.. hehe). Cuma aku cukup tersentak saja karena saat aku melongoknya itu, aku merasa cukup biasa.. nggak tersiksa, nggak merasa sebel, nggak juga merasa sakit.. bener-bener biasah ajah… Malah tak kukira, sedikit senyuman tersungging di bibirku.. Padahal masa laluku benar-benar menguras air mata dan ketegaranku.. alah!

Nggak tahu juga, mungkin waktu telah membasuh laraku.. atau waktu juga yang telah mengobati sakitku. Jadi, sepertinya memang benar apa yang kulakukan: MELUPAKAN SEMUANYA. Sepertinya bisa diterapkan buat teman-temanku yang mempercayaiku untuk memberikan saran pada masalah mereka.

Mungkin ada yang setuju ada juga yang enggak. Tapi aku lebih memilih seperti itu, menghapus apa yang pernah terjadi dari otakku. Ya, semacam amnesia gitu, walaupun ini adalah amnesia yang disengaja. Ada yang berpikir bahwa itu artinya menipu diri sendiri, karena toh pada kenyataannya memang pernah ada cerita itu di dalam jalan hidup kita, tapi emang kenapa? Saat kita ngetik, kalau salah bisa langsung di-Del dan di-rewrite, kenapa hidup kita enggak?

Okay, gag sesimpel itu emang, cuma buat analogi kok. Aku melakukan kesalahan terhadap kehidupanku, dan aku Del alias aku lupakan, lalu aku memulai dari nol lagi.  That’s better kan daripada aku harus merasa bersalah seumur hidupku dan kehidupanku nggak bisa bahagia?

Well… cukup bla2 nya.. Yang pasti apa yang kita lalui di masa lalu memang benar-benar bisa jadi pelajaran buat hidup kita selanjutnya. Kita bisa memilih untuk berbahagia dengan memaafkan diri kita sendiri, dan melupakannya, seperti aku. Lupakan aja yang jelek2, ngapain diinget2? Menuh2in kapasitas memori otakku, mending di-defrag dan akhirnya kelemotan otak bisa lebih berkurang… Hahahaha.. Keren banget analogiku..


Actions

Information

2 responses

6 04 2009
avizenazen

hem..inget apaan pek?
yg dulu ya dulu
kalo jelek gak usah diinget2

6 04 2009
nophindahoz

yups vi.. makasi semangatnya.. ancene.. cuma pas keinget aja gitu, tanpa sengaja.. the past will alwes be the past.. let those fade away..😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: